14 Peran Koperasi dalam Distribusi Perdagangan

Koperasi didefinisikan sebagai organisasi bisnis sukarela di mana sekelompok individu dengan kepentingan bersama mengumpulkan sumber daya mereka untuk mempromosikan barang dan jasa demi kesejahteraan anggotanya dalam produksi, distribusi dan konsumsi.

Anggota koperasi produsen dan konsumen terlibat dalam distribusi produk baik secara langsung dari produsen atau pedagang grosir dan menjualnya kepada anggotanya (konsumen dengan harga yang lebih rendah.

Pemerintah di sisi lain – apakah tingkat kota, propinsi atau tingkat pusat memiliki peran penting dalam distribusi barang atau komoditas. Pemerintah dapat berpartisipasi dalam penyaluran komoditas melalui pembentukan badan-badan distributif.

Peran pemerintah adalah distribusi komoditas yang merupakan tanggung jawab dasar yang harus dilakukan oleh pemerintah seperti: Penyediaan sistem transportasi, penyediaan fasilitas penyimpanan, pengendalian harga, stabilisasi harga, pencegahan kelangkaan barang, impor komoditas dan sistem komunikasi.

Secara ringkas peran koperasi dalam distribusi adalah sebagai berikut:

  1. Stok berbagai barang: koperasi konsumen membeli berbagai barang dari produsen atau pedagang grosir sehingga mereka terpapar pada berbagai macam barang.
  2. Menjual dalam jumlah kecil kepada anggota: koperasi membeli dalam jumlah wajar dari pedagang grosir dan menjual secara bit kepada anggota.
  3. Memberikan fasilitas kredit kepada anggota: koperasi dapat memberikan fasilitas kepada anggota sehingga memungkinkan mereka menikmati barang tanpa pembayaran segera.
  4. Beri nasehat: koperasi juga memberi nasehat kepada anggota ahli waris (konsumen) serta produsen / pedagang grosir.
  5. Bawa produk lebih dekat ke anggota: Mereka juga memastikan bahwa produk dibawa ke pintu para konsumen (anggota).
  6. Berjuang menimbun: Mereka melawan penimbunan oleh pedagang grosir dan pengikut dengan memastikan bahwa mereka mengumpulkan banyak produk untuk digunakan oleh anggota (konsumen).
  7. Menstabilkan harga: Mereka juga membantu dalam menstabilkan harga barang dengan menjualnya dengan harga terjangkau kepada anggota.
  8. Penghapusan perantara: Mereka dapat menghilangkan aktivitas perantara dengan membeli barang langsung dari produsen dan menjualnya langsung ke konsumen (anggota).
  9. Pemasaran produk anggota: Mereka juga membantu anggotanya dalam memasarkan produk mereka (yaitu koperasi produsen) dengan memastikan harga yang pantas untuk produk mereka. Mereka juga membantu dalam menstabilkan harga barang dengan menjualnya dengan harga terjangkau kepada anggota.
  10. Penghapusan perantara: Mereka dapat menghilangkan aktivitas perantara dengan membeli barang langsung dari produsen dan menjualnya langsung ke konsumen (anggota).
  1. Pemasaran produk anggota: Mereka juga membantu anggotanya dalam memasarkan produk mereka (yaitu masyarakat koperasi produsen) dengan memastikan harga yang pantas untuk produk mereka. Mereka juga membantu dalam menstabilkan harga barang dengan menjualnya dengan harga terjangkau kepada anggota.
  1. Penghapusan perantara: Mereka bisa menghilangkan aktivitas perantara dengan membeli barang langsung dari produsen dan menjualnya langsung ke konsumen (anggota).
  2. Pemasaran produk anggota: Mereka juga membantu anggotanya dalam memasarkan produk mereka (yaitu masyarakat koperasi produsen) dengan memastikan harga yang pantas untuk produk mereka.

Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya menghadapi tantangan untuk mengoptimalkan hal itu.

No Comments

Post a Comment